Biografi
umat, 10 Mei 2013
BIOGRAFI SINGKAT USTAZ JEFFRY AL BUCHORI
Jeffry Al Buchori memiliki nama populer Uje (lahir
di Jakarta, 12 April 1973 – meninggal di Jakarta, 26 April 2013 pada
umur 40 tahun) adalah seorang pendakwah atau ustad yang tampil dengan
mengemas bahasa dakwahnya dengan bahasa-bahasa anak muda. Sehingga ustad
Uje kerap juga dipanggil sebagai ustad gaul. Beberapa hari setelah ia
merayakan ulang tahunnya yang ke-40, ia mengalami kecelakaan motor yang
menyebabkan Uje meninggal dunia di usia 40 tahun.
Masa Hidup
Jefri anak ketiga dari lima bersaudara pasangan Alm. H. Ismail Modal dan
Ustz Dra. Hj. Tatu Mulyana ini sejak kecil telah mendapat pendidikan
Islam yang kuat. Hal ni terbukti saat duduk di bangku sekolah kelas 3-5
SD meraih prestasi MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur’an) sampai tingkat
provinsi. Setelah lulus SD, bersama kedua kakaknya, Alm. Ust. H.
Abdullah Riyad dan Ust. H. Aswan Faisal, bersekolah di PonDaar el-Qolam
Gintung, Jayanti Tangerang. Namun selama di pesantren, Uje terbilang
nakal.
Seringkali saat teman-temannya menunaiam-diam tidur atau kabur dari
pesantren untuk main dan nonton di bioskop. Sampai akhirnya Uje
dikeluarkan dari pesantren tersebut yang sempat dikecapnya selama tahun
yang harus dijalani. Setelah itu, Uje dipindahkan ke Madrasah Aliyah
(MA, setingkat SMA). Bukannya bertambah baik, kenakalan Uje justru
bertambah.
Apalagi setelah lulus di tahun 1990 dan kuliah di akademi broadcasting,
kenakalan Uje tak berkurang. Dia bergaul dengan pemakai narkoba dan
sering dugem. Bahkan Uje akhirnya tak menyelesaikan kuliah. Pada tahun
1991, Uje pernah menjadi dancer di salah satu club. Uje juga
sering nongkrong di Institut Kesenian Jakarta. Di kala para pemain
sinetron sedang latihan, kadang-kadang Uje menggantikan salah satunya.
Ia pun ikut casting dan mendapat peran. Salah satu sinetron yang sempat
dibintanginya adalah Pendekar Halilintar. Bahkan Uje pernah dinobatkan sebagai pemeran pria terbaik dalam Sepekan Sinetron Remaja yang diadakan TVRI pada 1991.
Uje bertemu dengan Pipik Dian Irawati, seorang model gadis sampul
majalah Aneka tahun 1995 asal Semarang, Jawa Tengah. Saat itu, Uje masih
berstatus sebagai pemakai. Meski demikian, hal itu tidak menghalangi
Pipik yang bersedia dinikah siri pada 7 September 1999. Dua bulan
kemudian mereka menikah resmi di Semarang. Pernikahannya dengan Pipik
ini dikaruniai tiga orang anak, Adiba Khanza Az-Zahra, Mohammad Abidzar
Al-Ghifari, dan Ayla Azuhro.
Hal yang menyadarkan Uje dari kehidupan semu adalah saat dirinya diajak
umroh oleh ibu dan kakaknya. Sebagai awal dari usaha pertaubatan, Uje
mendapat amanah dari kakak tertuanya alm. Ust. H. Abdullah Riyad, untuk
melanjutkan dakwah kakaknya di Jakarta. Sebab alm Ust. H. Abdullah Riyad
mendapatkan kepercayaan dari MUIS (Majlis Ugame Islam Singapura) untuk
menjadi Imam besar di Masjid Haji Mohammad Soleh, bersebelahan dengan
Maqam Habib Nuh Al Habsyi, Palmer Road, Singapura. Uje berdakwah pertama
kali di sebuah masjid di Mangga Dua. Pipik Dian Irawati, istrinya,
menuliskan teks dakwah yang mesti disampaikan saat itu. Hasilnya, honor
ceramah sebesar Rp 35.000 dia bawa pulang dan langsung diberikan kepada
istrinya.
Dari situlah Uje mulai berdakwah lewat majelis taklim, mushola, masjid,
dan perlahan-lahan bisa seperti sekarang ini, dikenal oleh masyrakat
banyak dikagumi oleh seluruh kalangan. Selain itu Uje, juga menyampaikan
dakwahnya dalam bentuk lagu-lagu Islami, debut albumnya, Lahir Kembali diluncurkan
2006 lalu. Beberapa lagu diciptakannya sendiri dan dinyanyikan bersama
penyanyi lagu-lagu religius muslim, seperti Opick, bahkan pernah
berkolaborasi dengan grup band Ungu dalam mini album Ungu bertajuk Para Pencari-Mu (2007).
Meninggal Dunia
Uje meninggal dunia dalam usia 40 tahun pada tanggal 26 April 2013 dalam
sebuah kecelakaan tunggal di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan,
pada pukul 2 waktu setempat. Ia menabrak pohon setelah kehilangan
kendali atas Kawasaki ER-6n bernopol B 3590 SGQ yang sedang dikendarai.
Ia sempat dirujuk ke Rumah Sakit Pondok Indah dan Rumah Sakit Fatmawati,
namun nyawanya tidak tertolong Selanjutnya, jenazah Uje akan dibawa ke
rumah duka di Perum Bukit Mas, Jalan Narmada III, Rempoa, Bintaro,
Tangerang Selatan,Ustad Jefri dimakamkan di TPU Karet Bivak Jakarta Selatan setelah sebelumnya disalatkan di Masjid Istiqlal.
http://mzenmuluk.blogspot.co.id/2013/05/biografi-singkat-ustaz-jeffry-al-buchori.html
Komentar
Posting Komentar